Please note that Tapas no longer supports Internet Explorer.
We recommend upgrading to the latest Microsoft Edge, Google Chrome, or Firefox.
Home
Comics
Novels
Community
Mature
More
Help Discord Forums Newsfeed Contact Merch Shop
Publish
Home
Comics
Novels
Community
Mature
More
Help Discord Forums Newsfeed Contact Merch Shop
__anonymous__
__anonymous__
0
  • Publish
  • Ink shop
  • Redeem code
  • Settings
  • Log out

Senandung Terakhir di Hotel Bellagio

Pertaruhan Nada dan Air Mata

Pertaruhan Nada dan Air Mata

Jul 06, 2025

Aku memanggil Rizal. Kali ini dengan semua bukti. Hari sudah menunjukkan pukul 17:32 WIB

Rizal sedang menyusun folder partitur. Pintu kubuka perlahan. Cahaya senja masuk dari celah kaca studio, menyoroti wajahnya yang agak pucat.

Detektif Doyle:
"Lagu Clair de Lune itu indah ya... apalagi versi Angga. Sayang, ada jejak jari lo di pedal kanannya."

Rizal terdiam. Tangannya berhenti merapikan kertas.

Doyle:
"Dan tali panjat di balkon kamar Angga, ternyata punya sidik lo juga. Lucu ya, karena cuma satu orang yang pernah latihan panjat indoor bareng Angga. Lo."

Rizal:
"Apa maksud lo... gue cuma bantu dia latian dulu, gak ada hubungannya..."

Doyle (menekan):
"Motion detector aktif jam 3.22. Angga tewas detik itu juga. Tapi... dia gak bunuh diri, dan gak bisa main piano dalam kondisi mayat. Lo masuk, lo atur semua, lo nyalain rekaman. Dan lo pikir kita gak bakal sadar."

Rizal (nada mulai tinggi):
"Dia yang mulai! Dia ancam bakal bocorin semua! Lagu itu bukan sekadar musik, dia masukin semua... semuaa!!"

Doyle (dingin):
"Rahasia apa? Tentang kontrak kalian? Tentang lo yang pakai namanya buat dapet royalti solo?"

Rizal (menyerah):
"Gue cuma pengen dia diem... satu lagu doang... satu lagu itu bisa bikin semua orang tau siapa gue sebenernya...!"

Hening.

Rizal terduduk. Akhirnya mengakui:

"Gue pikir kalau dia mati dengan lagu itu, orang bakal mikir dia bunuh diri... karena gak kuat. Bukan karena gue."

Doyle: "Lalu lo jadikan kematiannya sebagai komposisi penutup?"

Rizal: "Musik tak mati, Detektif. Tapi orang yang mengkhianatinya, layak pergi dalam senandung terakhir."

naufalmukin2
Naufal Mukin

Creator

Comments (0)

See all
Add a comment

Recommendation for you

  • What Makes a Monster

    Recommendation

    What Makes a Monster

    BL 75.8k likes

  • Secunda

    Recommendation

    Secunda

    Romance Fantasy 43.3k likes

  • Earthwitch (The Voidgod Ascendency Book 1)

    Recommendation

    Earthwitch (The Voidgod Ascendency Book 1)

    Fantasy 2.9k likes

  • Invisible Bonds

    Recommendation

    Invisible Bonds

    LGBTQ+ 2.5k likes

  • Touch

    Recommendation

    Touch

    BL 15.6k likes

  • Invisible Boy

    Recommendation

    Invisible Boy

    LGBTQ+ 11.5k likes

  • feeling lucky

    Feeling lucky

    Random series you may like

Senandung Terakhir di Hotel Bellagio
Senandung Terakhir di Hotel Bellagio

460 views0 subscribers

Seorang pianis terkenal Angga Rahadian ditemukan tewas di dalam kamarnya saat sedang bermain piano dengan memainkan lagu Clair de Lune - Debussy. Diduga korban tewas karena bunuh diri, akan tetapi sesuatu dari balkon kamarnya merekam pergerakan aneh saat waktu korban diduga tewas. bagaimana kisah selengkapnya?
Subscribe

11 episodes

Pertaruhan Nada dan Air Mata

Pertaruhan Nada dan Air Mata

33 views 0 likes 0 comments


Style
More
Like
List
Comment

Prev
Next

Full
Exit
0
0
Prev
Next