Please note that Tapas no longer supports Internet Explorer.
We recommend upgrading to the latest Microsoft Edge, Google Chrome, or Firefox.
Home
Comics
Novels
Community
Mature
More
Help Discord Forums Newsfeed Contact Merch Shop
Publish
Home
Comics
Novels
Community
Mature
More
Help Discord Forums Newsfeed Contact Merch Shop
__anonymous__
__anonymous__
0
  • Publish
  • Ink shop
  • Redeem code
  • Settings
  • Log out

Journal Sonnya

S1 | Chapter 3 | Petunjuk Itu

S1 | Chapter 3 | Petunjuk Itu

Nov 28, 2021

“Hoahm..” Sonnya terbangun, “sudah pagi, ya. Jam berapa sekarang?”. Ia melihat jam. “HAH?! JAM 10.33??? AKU TELAT SEKOLAH DONG!, nenek kenapa gak bangunin aku, huhuhu” Sonnya mangeluh. “Eh, tunggu.” Ia bangkit dari kasurnya, ia melihat kalender mini yang terpasang dibawah jamnya. “Oh, aku lupa hari ini hari Minggu. Libur, donk. Yey!” Sorak Sonnya. Ia segera menyalakan smartphonenya. Tebak siapa yang akan ia chat? Ya, Fira! Siapa lagi dong kalau bukan Shafira Glenn, sahabat baiknya.

Sonnya mulai mengechat Fira. “Pagi”.

Setelah beberapa saat, Fira online dan menjawabnya. “Pagi juga”

Chatnya dibalas. Sonnya sangatlah senang. Sebenarnya Sonnya ingin menanyakan kenapa kemarin waktu Fira izin tidak sekolah dirinya tidak dikabari, namun Sonnya tidak ingin merusak suasana minggu pagi yang indah ini. Ia mencoba mencari topik lain. Keduanya saling menunggu, siapa yang akan memecahkan keheningan waktu itu. Dan ternyata, Fira dulu lah yang memecahkannya.

“Son, tau enggak?” Tanya Fira

“Enggak?” Balasnya

“Katanya bakalan ada tukar pelajar di sekolah kita.” Kata Fira

“Hah, Serius? Baru tahu aku kalo sekolah kita terdaftar”

“Iya, nah katanya, gegara program itu, sekolah kita bakalan kedatengan cogan, katanya

masuk kelas kita pula =0!” kata Fira lagi

“Waduh apa ini, kok kayaknya topiknya nikung” jawab Sonnya

“Kamu gak tau sih, Son. Si cogan itu kalo gasalah namanya Leo- Leo... apalah lupa. Dia

dari Texas, Son 😃 !” Kata Fira kesenangan.

“Widiih, Leo apa dulu? Leo adek kelas? Apa kamu cuma ngeprank doang hayoo?”

Sonnya curiga.

“Tch, Sonson, aku gak bakalan bohong. Tanya aja Kinan!” Jawab Fira kesal “Yahaha, ok e. Kinanixiaomara kan?” Tanya Sonnya.

“Yahaha, oke. Kinanixiaomara kan?” Tanya Sonnya.

“Iyap, bukan Kina kakak kelas osis itu, lho” Jelas Fira.

“Oke, aku mau tanya Kinan dulu, ya.” Balas Sonnya.

“Waduh, anak baru. Tadi namanya siapa ya penasaran dah, harus cepet-cepet chat Kinan.” Gumam Sonnya.


“Haloo Kinan, selamat pagi” Sonnya membuka pembicaraan. Tilak diduga, Kinan yang tadinya offline tiba-tiba online setelah Sonnya mengirim pesannya. Kinan menjawab,

“Halo, Sonnya. Ada apa?”

“Maaf ganggu. Tapi apakah benar kalau rumor akan ada anak baru dari Texas? Dan jika itu benar, namanya siapa ya? Maaf ya pertanyaannya random banget, hehehe.” Tanya Sonnya.

“Enggak apa-apa, santai aja, Sonnya. Oiya, memang bener bakalan ada anak baru ke kelas kita, aku kurang tau dia dari Texas atau bukan, sih, tapi yang jelas dia orang luar negeri. Hmm... nama dia itu kalo engga salah Leodegraunce Howell, biasa dipanggil Leo. Itu aja sih yang aku tahu...” jelas Kinan.


“Wadaw, oke terimakasih banyak, maaf ngerepotin, Kinan” kata Sonnya

“Iya, ga apa-apa santai aja Sonnya.” Jawab Kinan ramah

“Wah...memang benar bakalan ada anak baru...” . Sonnya mematikan smartphonenya. Dia turun ke lantai satu dan mandi, setelah itu ia berganti pakaian dan mengambil snack.


Sebelum kembali kekamarnya, ia tentu saja melewati kamar nenek. Sonnya berniat untuk menyapa nenek, ia kira nenek masih ada di kamar. Ia mengetuk pintu, namun ketika ia mengetuk pintu, ternyata pintu tidak tertutup rapat sehingga pintu terbuka. Sudah bertahun-tahun Sonnya tinggal di rumah ini, namun ia tidak pernah memasuki kamar nenek. Karena yang pertama, nenek biasanya selalu selalu muncul diluar kamarnya, karena nenek tidak pernah mengunci diri di kamarnya. Yang kedua...nenek pernah melarang Sonnya untuk masuk kekamarnya, tidak tau alasannya apa. Tiba-tiba, Sonnya teringat kembali ucapan neneknya kemarin “Maafkan aku, cucuku, Sonnya. Kamu masih terlalu muda untuk mengetahuinya”. “AGH, ITU LAGI?!” Jerit Sonnya dalam hati. Ide nakal muncul dalam benak Sonnya “Aku...penasaran, mungkin masuk sebentar boleh kan, ya. Mungkin aku akan menemukan petunjuk tentang...itu” . Sonnya mulai dengan kaki kanan kecilnya, ia langkahkan memasuki kamar nenek. “Wow” Sonnya kagum. Sonnya mulai mengelilingi kamar nenek, terdapat berbagai lukisan, seperti lukisan wajah dan pemandangan, terpajang indah berjejer di dinding. Tiba-tiba sonnya merasa ia menginjak sesuatu. “Aaa apa ini, aku nginjek apa ini?” Sonnya terkejut. Sonnya menutup mulutnya dengan telapak tangannya. “Astaga, aku kan didalam kamar nenek, gawat, harus cepet-cepet pergi sebelum ketahuan!’ Kata Sonnya dalam hati. Sebelum pergi, dia mengecek apa yang barusan ia injak tadi. “Oh, hanya selembar kertas putih, ck!” Kata Sonnya. Ia memungutnya, dan tanpa sengaja membalik kertas itu. Dilihatnya foto yang terlihat rusak, sepertinya itu ialah foto keluarga dengan total 4 orang. 2 orang dewasa, 1 anak, dan 1 lagi misterius, karena orang misterius itu ada di ujung foto, dan foto itu sedikit terbakar, maka tidak terlihat dengan jelas, yang terlihat hanya bagian bawah dari orang misterius itu saja, disamping orang misterius itu ada seorang wanita, yang juga bagian atasnya masih kurang jelas. Sonnya sangat terkejut, karena foto anak kecil itu sangat mirip dengannya. Ia masih penasaran dengan foto itu, namun hatinya menyuruhnya untuk segera keluar dari kamar nenek, maka tanpa basa-basi Sonnya langsung keluar dari kamar nenek, meninggalkan foto misterius itu.

Setelah keluar dari kamar nenek, Sonnya menutup pintunya rapat-rapat. Sonnya menengok ke kanan dan ke kiri, memastikan bahwa tidak ada yang mengawasinya, sekalipun itu ibu. Ia langsung kembali ke kamarnya, tidak sabar untuk menceritakan semuanya besok, secara langsung di sekolah, tentang apa yang barusan terjadi padanya, kepada Fira.

custom banner
aroeniahna
unipunipie

Creator

#3 #Karya #Anak #Bangsa #bahasa #Indonesia #journal #Sonnya

Comments (0)

See all
Add a comment

Recommendation for you

  • What Makes a Monster

    Recommendation

    What Makes a Monster

    BL 76.7k likes

  • Frej Rising

    Recommendation

    Frej Rising

    LGBTQ+ 2.9k likes

  • Primalcraft: Sins of Bygone Days

    Recommendation

    Primalcraft: Sins of Bygone Days

    BL 3.4k likes

  • Silence | book 1

    Recommendation

    Silence | book 1

    LGBTQ+ 27.3k likes

  • Primalcraft: Scourge of the Wolf

    Recommendation

    Primalcraft: Scourge of the Wolf

    BL 7.2k likes

  • Secunda

    Recommendation

    Secunda

    Romance Fantasy 43.4k likes

  • feeling lucky

    Feeling lucky

    Random series you may like

Journal Sonnya
Journal Sonnya

940 views2 subscribers

[Series ini ditulis sebagai tugas teks deskripsi saya ketika kelas 7, jadi mohon maaf jika banyak kesalahan, ya!]

Kehidupan dari Sonnya LaRue, anak kecil kelas 5 SD yang takut dengan dunia yang besar ini, ia merasa kehidupannya sial dan membosankan. Sonnya dengan rasa keingintahuannya yang tinggi berusaha untuk menemukan kenyataan dari asal-usul keluarganya yang masih ditutupi.
Suatu hari.. dia menemui kenyataan yang benar-benar mengubah hidupnya,
“Huft…Pembelajaran hidup yang sangat berarti.” katanya.
Sesuatu apakah itu?
Subscribe

6 episodes

S1 | Chapter 3 | Petunjuk Itu

S1 | Chapter 3 | Petunjuk Itu

101 views 2 likes 0 comments


Style
More
Like
List
Comment

Prev
Next

Full
Exit
2
0
Prev
Next