Please note that Tapas no longer supports Internet Explorer.
We recommend upgrading to the latest Microsoft Edge, Google Chrome, or Firefox.
Home
Comics
Novels
Community
Mature
More
Help Discord Forums Newsfeed Contact Merch Shop
Publish
Home
Comics
Novels
Community
Mature
More
Help Discord Forums Newsfeed Contact Merch Shop
__anonymous__
__anonymous__
0
  • Publish
  • Ink shop
  • Redeem code
  • Settings
  • Log out

Kesatria : Iblis

Koin emas

Koin emas

Aug 16, 2025

This content is intended for mature audiences for the following reasons.

  • •  Physical violence
Cancel Continue

  Di saat setelah berpelukan dengan anak itu, Dr Fay menelpon Diana dan membicarakan tentang koin emas yang anak itu pegang dan kaitan nya dengan kasus pembunuhan yang baru saja terjadi. Saat mendengar koin emas, Diana bingung dengan apa yang Dr Fay bicarakan mengenai koin emas yang belum pernah ia lihat di TKP. Dr Fay mengatakan kalau anak itu penyimpan nya di saku miliknya sehingga tidak ada yang tau kalau sebenarnya anak itu memilikinya. Dr Fay juga mengatakan bahwa ia mencurigai kalau koin itu berasal dari pelaku yang memberikan koin itu pada si anak. Diana meminta Dr fay untuk memberikan koin itu padanya untuk diamati lebih lanjut.

  Pagi buta di sebuah rooftop gedung, berdiri Fitri yang sedang menunggu  karena text message dari Kesatria yang memintanya untuk bertemu di rooftop tempat biasa mereka bertemu .Tak lama kemudian, Kesatria datang lalu Fitri menanyakan dimana koin yang luput dari pengelihatan dan perhatian kepolisian. Kesatria menunjukan koin emas yang ia bawa untuk mereka berdua amati agar bisa mendapatkan sebuah petunjuk. 


Dari pengamatan Fitri, emas pada koin ini adalah emas asli yang mempunyai sekitar 24 karat layaknya koin emas pada umumnya. Namun, ada yang tak biasa di koin emas ini, koin ini memiliki gambar iblis yang sedang memeluk banyak koin seolah iblis itu adalah lambang kecintaan pada dunia yang sangat berlebihan. Dari hasil pengamatan Kesatria, gambar iblis yang sedang memegang banyak koin emas itu adalah “Mammon” yang merupakan lambang keserakahan dan kecintaan yang berlebihan pada dunia. Dari pengamatan yang sudah dilakukan, Fitri memiliki kesimpulan bahwa koin emas ini berasal dari orang-orang pemuja setan atau satanis dari kalangan elit yang sedang menindas orang yang berurusan dengan nya atau dengan kelompoknya. Namun Kesatria mengatakan bahwa tidak seperti itu para penyembah setan atau satanis bergerak, mereka hanya melakukan penghujatan pada Tuhan dan tak melakukan tindakan kriminal seperti yang Fitri sebutkan. Untuk menyelesaikan masalah ini Kesatria memiliki sebuah ide untuk mencari petunjuk berikutnya.

  Malam harinya, Fitri dan Kesatria pergi ke sebuah museum tempat yang memamerkan barang-barang antik yang mewah. Mereka berdua hendak memasuki ruangan yang dijaga oleh dua penjaga dengan pakaian jas yang sangat rapih. Tentunya para penjaga itu tak mengizinkan mereka berdua masuk dengan alasan tempat yang mereka hendak masuki adalah tempat khusus, ditambah penampilan Kesatria yang memakai kostum tempur yang tak biasa dan mencolok, juga Fitri yang mengenakan hijab. Agar diperbolehkan masuk, Fitri menunjukan koin emas yang terdapat iblis Mammon dan hendak menanyakan perihal koin emas ini. Melihat itu, para penjaga merasa sedikit gelisah dan menyuruh mereka untuk menunggu sebentar karena salah satu diantara mereka hendak berbicara terlebih dahulu pada seseorang lewat telepon. Tak lama ditunggu, mereka berdua diperbolehkan masuk kedalam didampingi oleh kedua penjaga.

  Mereka menaiki sebuah lift menuju ruang bawah tanah yang ternyata di ruang bawah tanah itu terdapat sebuah aula sangat besar yang terdapat banyak patung-patung iblis yang berukuran sangat besar. Kesatria dan Fitri disambut oleh seorang pria dengan tampilan jas rapih yang memperkenalkan diri sebagai pendeta dari “Hamba Iblis”. Pendeta itu menanyakan dimana koin emas yang ingin mereka tanyakan. Kesatria memberikan menunjukan dan memberikan koin emas itu pada pendeta supaya pendeta bisa mengamati koin tersebut. Pendeta menanyakan apa yang mereka ingin ketahui dari koin emas bergambar Mammon ini.


 Kesatria ingin mengetahui apakah koin ini dimiliki oleh salah satu pengikut dari kelompok keagamaan ini. Pendeta mengatakan bisa jadi ada salah satu anggota yang melenceng lalu memutuskan untuk melakukan tindakan kriminal. Namun, yang perlu mereka berdua ketahui bahwa kelompok Hamba Iblis tidak membenarkan untuk membunuh orang, yang dilakukan hanya melakukan menyembah para iblis dan melakukan penghujatan pada Tuhan ujar pendeta itu. Pendeta itu juga menambahkan bahwa ini bisa saja ulah mafia yang rakus yang sedang menunjukan kekuasaan dirinya dengan meninggalkan hadiah untuk korban. Fitri membantah dengan mengatakan mafia macam apa yang mau meninggalkan jejak sebagai bentuk teror, baginya mafia itu tidak mau meninggalkan jejak dan tetap tidak terlihat oleh orang-orang agar bisa melancarkan aksi kriminalnya. Kesatria bisa saja melancarkan aksinya dengan meninggalkan hadiah pada korban dengan cara “mengkambing hitamkan” seseorang supaya orang yang mencarinya susah untuk menemukan mafia itu. Kesatria juga menambahkan bisa jadi ini adalah permulaan dari sesuatu yang bisa jadi akan sangat berbahaya.

  Saat yang lain sedang sibuk berdiskusi mengenai siapa yang memiliki koin emas bergambar Mammon, Kesatria melihat ada penembak jitu di atas yang sedang membidik kearah kepala Fitri. Melihat itu, Kesatria bergegas untuk mendorong Fitri yang hampir saja peluru itu mengenai kepala Fitri. Suasana seketika menjadi semakin tegang karena sang penembak jitu berhasil untuk bersembunyi. Melihat itu Kesatria memerintahkan Fitri berpencar untuk mencari sang penembak jitu yang sedang mengincar mereka semua, sementara sang pendeta kini dilindungi para penjaganya. Kesatria dan Fitri berusaha mencari sang penembak jitu yang mengancam nyawa mereka semua. Ditengah pencarian, Kesatria berhasil menemukan sang penembak jitu yang kini sedang membidik kepala sang pendeta dan langsung menyerang untuk menggagalkan aksi pembunuhan itu. 


Terjadi pertarungan yang sengit antara Kesatria dan penembak jitu itu, mereka saling megeluarkan serangan demi serangan untuk mencapai tujuan nya masing-masing. Ditengah pertarungan, Fitri membantu Kesatria untuk melawan sang penembak jitu. Mereka berdua pun berhasil mengalahkan dan membuat penembak jitu itu. Saat penembak jitu itu terbaring di lantai, ia mengeluarkan sebuah pil misterius dan dimasukan kedalam mulut secara diam-diam. Kesatria menarik kerah baju lalu memukul wajah sang penembak jitu kemudian bertanya siapa yang mengirim sang penembak jitu. Penembak jitu itu menjawab : 

  “Ga penting siapa saya, tapi terpenting adalah siapa dibalik semua ini.”, lalu kemudian ia meninggal dunia akibat pil racun yang ia telan tadi.

  Tentu, kejadian ini membuat Kesatria, Fitri, pendeta dan para penjaga menjadi bingung karena mengapa penjagaan yang ketat bisa ditembus oleh orang sembarangan dan siapa yang mengirim orang ini. 


Dari semua kejadian telah  terjadi di aula atau di kuil Hamba Iblis ini, membuktikan bahwa kelompok sekte Hamba Iblis tidak terkait dengan koin emas yang dimiliki sang anak. Namun, Fitri meminta bantuan sang pendeta untuk mencari pelaku karena bisa saja ada oknum di sekte Hamba Iblis yang terkait atau bahkan pelaku dari penghilangan nyawa sepasang suami istri yang meninggalkan anaknya. Pendeta pun menyanggupi demi nama sektenya tidak tercoreng oleh orang luar yang membawa-bawa nama dewa mereka.

duniakesatria3
Dunia Kesatria

Creator

Comments (0)

See all
Add a comment

Recommendation for you

  • Blood Moon

    Recommendation

    Blood Moon

    BL 47.7k likes

  • Silence | book 2

    Recommendation

    Silence | book 2

    LGBTQ+ 32.3k likes

  • What Makes a Monster

    Recommendation

    What Makes a Monster

    BL 75.4k likes

  • Invisible Boy

    Recommendation

    Invisible Boy

    LGBTQ+ 11.5k likes

  • Touch

    Recommendation

    Touch

    BL 15.5k likes

  • The Last Story

    Recommendation

    The Last Story

    GL 46 likes

  • feeling lucky

    Feeling lucky

    Random series you may like

Kesatria : Iblis
Kesatria : Iblis

78 views0 subscribers

Diana si mantan detektif kepolisian, kini menjadi sosok vigilante bernama Kesatria, sedang menghadapi sebuah kekuatan besar nan jahat yang telah menguasai pemerintahan.
Subscribe

11 episodes

Koin emas

Koin emas

8 views 0 likes 0 comments


Style
More
Like
List
Comment

Prev
Next

Full
Exit
0
0
Prev
Next