Aku selalu mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan dunia keperawatan dengan didampingi ayahku yang sangat lembut dan penyayang, sehingga pelajaran yang kelihatannya susah dan rumit, menjadi jauh lebih mudah karena cara mengajar ayahku yang baik juga menyenangkan. Ayah banyak memberikanku buku-buku medis keperawatan dan juga jurnal-jurnal kesehatan. Aku bukanlah perawat yang sempurna, sehingga diawal-awal aku banyak melakukan kesalahan. Respon ayah selalu tidak marah jika aku melakukan kesalahan dan berusaha memberi contoh ku sesuatu dan cara-cara yang benar.
Berbeda dengan Kesatria Berzirah itu, yang sering memarahi dan memakiku ketika aku melakukan kesalahan walau hanya kecil dan remeh temeh.
Selain merawat sang Kesatria Berzirah itu, aku dan ayahku juga merawat para pembunuh bayaran atau grup tentara bayaran lainnya yang sedang melangsungkan kerja sama dengan Kesatria Berzirah itu. Terkadang, aku dan ayahku juga merawat klien-klien kesatria itu jika beberapa dari mereka merupakan buronan yang tak mampu pergi ke tempat umum secara bebas. Salah satu klien Kesatria Berzirah itu yang menjadi favorit ku adalah “Mr Dust” yang tentu saja itu adalah nama samarannya dan ia adalah orang pemerintahan yang secara diam-diam membelot rezim di negerinya. Alasan aku senang dengannya karena dia adalah orang yang baik dan ramah, ia juga sering memberikan buku-buku novel yang menjadi hiburanku selain hobiku menggambar.
Aku juga senang menggambar, terutama live sketch dan menggambar orang baik itu nyata maupun yang ada di imajinasiku saja. Awalnya aku sempat khawatir apakah Kesatria Berzirah itu akan menyiksaku jika ia tak menyukai kegiatanku ini, namun selama ini aku belum pernah ditegur oleh Kesatria Berzirah itu. Jadi, sepertinya aman.

Comments (0)
See all