Please note that Tapas no longer supports Internet Explorer.
We recommend upgrading to the latest Microsoft Edge, Google Chrome, or Firefox.
Home
Comics
Novels
Community
Mature
More
Help Discord Forums Newsfeed Contact Merch Shop
Publish
Home
Comics
Novels
Community
Mature
More
Help Discord Forums Newsfeed Contact Merch Shop
__anonymous__
__anonymous__
0
  • Publish
  • Ink shop
  • Redeem code
  • Settings
  • Log out

Harian Eliza

Diriku

Diriku

May 05, 2026

This content is intended for mature audiences for the following reasons.

  • •  Abuse - Physical and/or Emotional
  • •  Mental Health Topics
  • •  Physical violence
  • •  Suicide and self-harm
Cancel Continue

  Aku tak mengetahui siapa orang tuaku, aku hanya memiliki memori selimut putih ibuku sewaktu aku masih bayi, hanya itu saja. Sampai aku menyaksikan kalau aku diserahkan oleh seorang Kesatria Berzirah yang tinggal di stasiun udaranya. 

  Aku tidak sepenuhnya dibesarkan oleh sang Kesatria Berzirah itu, namun aku dibesarkan oleh sebuah robot humanoid bernama D-0 yang sudah kuanggap sebagai ayahku sendiri, ayahku juga memberikanku sebuah nama yaitu "Elizabeth" atau terkadang ia juga suka memanggilku "Eliza". Dari ayahku ini, aku belajar banyak mengenai ilmu-ilmu medis dan keperawatan yang sebenarnya ia adalah robot dokter dan juga di program oleh Kesatria Berzirah itu untuk menjadikanku sebagai seorang perawatpendampingnya. Berbeda dengan sang Kesatria Berzirah yang sering menyiksaku jika aku melakukan kesalahan walaupun kesalahan kecil atau ketika aku berada di saat yang tidak tepat, aku sering dipukul secara membabi buta, dicekik hingga aku hampir mati, dikunci berjam-jam di sebuah ruangan kosong dan juga hukuman ditempelkan besi panas dipunggungku dalam keadaan aku terikat. Saat-saat itu aku hanya bisa menangis dan membayangkan betapa mengenaskan hidupku.


  Aku pernah ingin menghabisi Kesatria Berzirah itu dengan merencanakan pembunuhan padanya, namun entah mengapa ia selalu bisa mengalahkanku baik dari segi fisik maupun mental, sehingga aku dibuat seolah tak berdaya olehnya. Namun, ayah yang selalu menenangkan, menguatkan dan menghiburku. Ayah juga yang mencegahku ketika aku hendak melakukan tindakan bunuh diri karena kehidupan bak seperti neraka, ayah mengatakan bahwa tak bisa membayangkan hidup sendiri dan akan sangat sedih jika kehilangan seseorang yang sudah ia anggap seperti anak kandungnya sendiri, suatu hal yang sebenarnya mustahil terucap oleh sebuah mesin. Ayah juga mengatakan kalau tak baik membalas kejahatan dengan kejahatan, karena itu mengakibatkan kita menjadi tak jauh lebih jahat juga.

  Kini usiaku sudah 18 tahun, aku berharap aku mendapatkan sesuatu yang belum pernah kudapatkan sejak aku kecil. Aku merasa dilahirkan untuk menjadi budak seumur hidupku.

duniakesatria3
Dunia Kesatria

Creator

Kisah mengenai Eliza dari masa kecilnya hingga remaja akhir.

Comments (0)

See all
Add a comment

Recommendation for you

  • Touch

    Recommendation

    Touch

    BL 15.7k likes

  • Secunda

    Recommendation

    Secunda

    Romance Fantasy 43.5k likes

  • What Makes a Monster

    Recommendation

    What Makes a Monster

    BL 76.9k likes

  • Nimue's Bar

    Recommendation

    Nimue's Bar

    Fantasy 1.5k likes

  • Primalcraft: Scourge of the Wolf

    Recommendation

    Primalcraft: Scourge of the Wolf

    BL 7.3k likes

  • Silence | book 1

    Recommendation

    Silence | book 1

    LGBTQ+ 27.9k likes

  • feeling lucky

    Feeling lucky

    Random series you may like

Harian Eliza
Harian Eliza

15 views0 subscribers

Seorang perawat bernama Eliza yang mengalami berbagai rintangan dalam kehidupannya yang bagai neraka. Sampai pada akhirnya ia bertemu seseorang yang mengubah hidupnya dan cara pandang akan kehidupan.
Subscribe

2 episodes

Diriku

Diriku

12 views 0 likes 0 comments


Style
More
Like
List
Comment

Prev
Next

Full
Exit
0
0
Prev
Next